Medan.cerminasia- Tokoh Pemuda Kecamatan Medan Labuhan Ganda Simbolon,SH sangat menyesalkan seratusan geng motor (Gemot) menyerang rumah kediamannya di Kelurahan Pekan Labuhan (Sei Mati) Kecamatan Medan Labuhan,Kota Medan selama dua hari berturut-turut baik tengah malam dan subuh mulai, Jumat (17/7/2026) hingga Sabtu berikutnya.
Menurut Ganda Simbolon kepada wartawan saat dikonfirmasi terkait kejadian yang menimpa rumahnya dan rumah warga, Jumat (24/7/2026) di kediamannya mengatakan bahwa penyebab kejadian itu tidak diketahuinya.
Tiba-tiba saja, Gemot menyerang rumahnya, menghancurkan bagian depan dan merusak rumah dan kenderaan warga seputarannya menggunakan batu.
Diperkirakan sebanyak seratusan orang Gemot dari lima kelompok datang menyerang membawa senjata panah, klewang dan senjata tajam lainnya.
Saksi mata, seorang ibu bernama Pesta Pandiangan (72) warga setempat mengatakan ratusan orang tersebut membuat onar datang menyerang dengan cara merusak, melemparkan batu,menembak menggunakan senapan angin ke kaca rumah warga dan merusak kenderaan yang terparkir di halaman rumah warga sehingga mengalami kerusakan yang parah.
Kejadian Sabtu (18/7/2026/) subuh saat Gemot menyerang ke rumah-rumah warga mendapat perlawanan dari warga setempat yang sudah marah karena sangat mengganggu ketertiban masyarakat setempat.
Menurut keterangan warga setempat yang menjadi korban brutal Gemot mengatakan semua penyerang yang datang bukan warga setempat tetapi warga dari Griya Martubung 1, warga Marelan,warga Mabar, warga Simpang Dobi.
Sementara itu, seorang ibu mengadu ke Poldasu akibat anaknya berinisial DAB (17) warga Medan Labuhan akibat bentrok warga versus Gemot tewas.
Menurut Ganda Simbolon, tidak ada yang tewas saat kejadian terjadi subuh itu.
Kalaupun ada yang tewas diduga tidak saat kejadian bentrok, tambah warga.
Menurut warga lagi, korban tewas itu merupakan anggota Gemot, diduga malam kejadian korban ikut serta melakukan penyerangan ke rumah-rumah warga Kelurahan Sei Mati.
Ganda Simbolon, sudah mengadukan ke Poldasu dan ke Polres Pelabuhan Belawan, dan Kepolsek Medan Labuhan terkait penyerangan Gemot itu.
Menjawab wartawan, Ganda mengatakan tidak ada perselisihan dengan organisasi kepemudaan di Kecamatan Medan Labuhan sebagai penyebab penyerangan itu,ucapnya.
Dari informasi yang dihimpun dua bulan lalu ada menyampaikan pernyataan dikalangan organisasi kepemudaan di kantor Camat Medan Labuhan supaya gigih memberantas narkotika di wilayah kerja masing- masing.
Diduga ada yang tersinggung bandar narkotika sehingga berbuat nekad menyerang.
Jelas ada kaitannya seratusan Gemot itu awalnya berkumpul di rumah bandar narkotika sebelum melakukan penyerangan, jelas Ganda.
Warga mengharapkan supaya kepolisian melakukan pengamanan terhadap warga yang diserang dan terkait pengaduan Ganda Simbolon diminta diproses dan pelaku penyerangan ditangkap sehingga Kamtibmas kondusif, pinta warga.(Desrin)
0 Komentar