Ist)
SPMT Bekerja dengan Seimbang, Bertumbuh dengan Kuat
Medan.cerminasia- PT.Subholding Pelindo Multi Terminal (SPMT),terus memperkuat implementasi program employee well-being sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan kesehatan fisik, mental, finansial, dan sosial pekerja di lingkungan perusahaan.
Upaya ini menjadi penting di tengah dinamika sektor logistik yang semakin kompleks, di mana produktivitas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan mental dan ketahanan individu, serta kemampuan untuk tetap adaptif dan tidak rapuh (anti-fragile) dalam menghadapi perubahan.
Direktur SDM PT.SMPT Edi Priyanto menuturkan, pelabuhan memiliki peran strategis sebagai mata rantai logistik, baik di tingkat nasional maupun daerah. Kelancaran arus barang yang terjadi di pelabuhan bukan hanya hasil kerja individu tertentu, melainkan kontribusi dari seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem tersebut.
"Kita patut bersyukur dapat menjadi bagian dari sektor logistik yang memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas distribusi barang. Namun demikian, kita juga harus menyadari bahwa dunia saat ini terus mengalami perubahan yang dinamis, disertai berbagai tantangan dan tekanan yang tidak dapat dihindari," jelasnya dalam kegiatan Sharing Session BREATH (Balancing, Resilience, Energy, and Health) edisi April series ke-31 dengan tema “Resilience & Mindfulness: Stronger, Together, One Pelindo”, Selasa (7/4/2036) di Grha Pelindo Medan serta diikuti secara virtual oleh insan perusahaan di seluruh wilayah melalui Zoom Meeting.
Lebih jauh Edi mengungkapkan, dalam menghadapi kondisi tersebut, diperlukan sikap resiliensi. Resiliensi bukan sekadar tentang kekuatan untuk bertahan, melainkan kemampuan untuk bangkit setiap kali menghadapi kegagalan atau kesulitan dan tidak rapuh (anti fragile) di tengah tekanan dan perubahan. Karena pada kenyataannya, setiap individu pasti pernah mengalami jatuh dalam prosesnya.
"Melalui resiliensi, pengendalian diri, serta fokus dalam bekerja, kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan dan terus memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan dan masyarakat," pungkasnya.
Coach Trie Setiatmoko yang akrab disapa Tiko, Professional Coach dari ESQ Coaching Academy memaparkan pentingnya ketahanan diri, kesadaran penuh, serta keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental dalam mendukung kinerja yang optimal. Ia mengajak peserta memahami bahwa tantangan yang dihadapi harus diimbangi dengan kapasitas diri yang terus dikembangkan.
Tiko mengajak seluruh peserta untuk langsung mempraktikkan konsep 3R yang telah dipaparkan melalui sesi relaksasi terpandu. Dalam sesi ini, peserta diajak untuk menenangkan diri (relax), melepaskan beban pikiran (release), serta mengarahkan kembali fokus dan energi positif (reconnecting).
Pada kesempatan yang sama juga perusahaan menyerahkan penghargaan kepada sembilan purnabakti dari berbagai unit kerja sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi selama masa kerja. Penghargaan yang diberikan menjadi simbol penghormatan atas pengabdian para insan perusahaan yang telah memasuki masa purna tugas.(Desrin)
0 Komentar