Medan.cerminasia- Seratusan warga Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan,Kota Medan melaksanakan unjuk rasa atau demo di depan perusahaan PT. Agro Raya Mas (ARM) yang berlokasi di Jalan Kapten Mohammad Ilyas Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan,Jumat (13/3/2026) sore.
PT.ARM tersebut yaitu perusahaan pengolahan minyak kelapa sawit yang melakukan pengemasan.
Tujuan unjuk rasa masyarakat supaya PT.ARM itu ditutup permanen karena sangat meresahkan warga di Kelurahan Sei Mati.
Perusahaan itu mengalami kebakaran hebat medio Juli 2025 lalu setelah kejadian itu memicu penolakan warga sekitar terkait dampak lingkungan,polusi, dan penggunaan jalan yang tidak sesuai tonase truk yang melintas mengakibatkan jalan di Kelurahan Sei Mati mengalami kerusakan berat.
Selain itu, tuntutan warga pengunjuk rasa dinilai manajemen perusahaan tidak menghargai kehidupan masyarakat di lingkungan itu walau sudah berulangkali diberitahukan kepada manajemennya.
Hal lain alasan warga untuk menutup PT.ARM secara permanen karena trauma kebakaran dan pencemaran limbah minyak, polusi udara dan suara bising dari mesin perusahaan itu.
Ha itu disampaikan Pimpinan Aksi Unjuk Rasa Damai Wilmar Napitupulu melalui pengeras suara yang sengaja dibawa mereka di lokasi perusahaan.
Dikatakannya, medio Juli 2025 masalah tuntutan warga telah dibawa ke Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan anggota DPRD Kota Medan Komisi 2 dan Komisi 4.
Hasilnya, DPRD merekomendasikan penutupan kegiatan sementara PT.ARM yang dilakukan Satpol PP Kota Medan. Kemudian Dinas Perhuhungan Kota Medan akan melakukan penertiban truk bertonase maksimal 8 ton ke bawah.
PT.ARM itu diduga tidak memiliki izin produksi, hanya izin kemasan.Tidak memiliki izin analisis dampak lingkungan (Amdal) dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan.Dan tidak terdaftar di Disnaker.
Saat unjuk rasa berlangsung pihak PT ARM melalui pejabat Kelurahan Sei Mati dan Polsek Medan Labuhan masih melakukan usaha negoisasi guna mencapai jalan keluar.
Menurut Wilmar Napitupulu pihaknya berusaha supaya operasional PT.ARM dihentikan dan ditutup sementara,ucapnya. (Desrin)
0 Komentar