Peran BUP Pemanduan dan Perwira Pandu Mendukung Industri Maritim
Medan.cerminasia - Peran Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Pemanduan dan Perwira Pandu Maritim sangat mendukung keberhasilan industri maritim Indonesia.
Sektor kemaritiman pelabuhan dan logistik ditentukan keberhasilan kerja perwira pandu sebagai BUP.
Hal itu disampaikan President Indonesia Maritime Pilots Association (Inampa) Pasoroan Herman Harianja kepada wartawan, pada paparannya di Medan,Senin (17/11/2025).
Menurut Pasoroan Herman, jumlah BUP Pemanduan di Indonesia sebanyak 57 dan berperan sebagai penyedia jasa layanan pemanduan kapal di suatu wilayah perairan pelabuhan di Indonesia.
Pemanduan itu sendiri digerakkan para Perwira Pandu untuk memandu kapal yang keluar masuk pada suatu pelabuhan atau perairan.
Tujuan perwira pandu untuk memberikan nasihat kepada nahkoda kapal agar dapat bernavigasi.
Seribuan Perwira Pandu yang tergabung dalam suatu organisasi Inampa mendukung operasional kepelabuhanan secara efektif,efesien dan produktif.
Kelancaran ekspor-impor meruapakan peran aktif perwira pandu sehingga logistik dapat sebagai nilai tambah kepada pengguna jasa.
Dengan keberhasilan ekspor- impor maka pemasukan pajak termasuk penerimaan negara bukan pajak ( PNBP) semakin meningkat.
BUP itu ada usaha milik negara pemerintah pusat dan daerah dan juga diusahakan BUMN serta BUMD juga Badan Usaha Milik Swasta (BUMS).
Herman Harianja menyatakan komitmen berkelanjutan Inampa untuk terus menjaga integritas dan kredibilitas Perwira Pandu Maritim Indonesia untuk tetap menjalankan tugas sesuai kode etik organisasi dan korporasi dimana mereka bertugas secara jujur,profesional dan bertanggungjawab, jelasnya.
Sedang tugas President Inampa menyiapkan infrastruktur pemanduan yang standar, peralatan, perawatan, training,jenjang karir dan memberikan kesejahteraan, keharmonisan kerja demi kemajuan martim Indonesia. (Desrin)
0 Komentar