Breaking News

Inampa Hadiri Pertemuan CF-16,TTEG 48 dan PCC-16 Tahun 2025 di Penang- Malaysia









Foto: Pemaparan President Inampa tentang pertemuan CF-16,TTEG 48 dan PCC-16 Tahun 2025 di Penang- Malaysia.(dok.red)


Inampa Hadiri Pertemuan CF-16,TTEG 48 dan PCC-16 Tahun 2025 di Penang- Malaysia


Medan.cerminasia- Presiden Indonesia Maritime Pilots’ Association (INAMPA) Pasoroan Herman Harianja hadiri  pertemuan Co-Operation Forum (CF) ke-16 Tripartite Technical Exports Group (TTEG) ke-48 dan Project Coordination Commitee (PCC) ke-16 meeting di Ascott-Gurneg Penang Malaysia, yang berlangsung 29 September 2025 hingga 3 Oktober 2025. 

Kegiatan ini merupakan pertemuan rutin tahunan oleh 3  negara yang ada di Selat Malaka dan Selat Singapura (SOMS) yaitu Indonesia, Malaysia dan Singapore, diselenggarakan oleh Malaysia Marine Department, Ministry of Transportation Malaysia, sebut Pasoroan Herman Harianja, Senin (17/11/2025) di Medan.

Pertemuan tersebut  dihadiri ± 250 peserta, dibuka secara resmi  Direktur Jenderal Maritim Malaysia Datuk Haji Dickson Dollah Director General of Marine – Ministry of Transportation Malaysia.

Pada pertemuan itu, delegasi Indonesia dipimpin Direktur Kenavigasian Ditjen Hubla Kementerian Perhubungan  Hermadi Tri Cahyono dengan jumlah anggota delegasi ± 20 orang termasuk Athub RI di Kuala Lumpur, dari INAMPA, INSA, Pelindo, WIMA- Indonesia, dan lainnya.

 Delegasi Malaysia dipimpin oleh Abdul Samad Bin Shaik Osman, dan Singapore dipimpin oleh CEO  Maritime Port Authority (MPA) Mr. Ang Wee Keong.

Adapun tujuan dari pertemuan tersebut adalah untuk membahas isue-isue teknis berkaitan dengan keselamatan berlayar dan perlindungan maritim di Selat Malaka dan Selat Singapore. Pada pertemuan tersebut, Indonesia menyampaikan laporan mengenai,Aids to Navigation di SOMS, data Kecelakaan Kapal (Marine Casualties), Mandatory Ship Reporting System di SOMS, Pelanggaran aturan Colregs Rule 10, Voluntary Pilotage Service.

Laporan Aids to Navigation Fund Committee, dan perkembangan Marine Electronic Highway.

Pasoroan Herman sebagai narasumber di forum tersebut sesuai dengan Surat Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan R.I Nomor KL. 103/251/DJPL/2025 tanggal 09 September 2025, perihal Permohonan sebagai Presenter pada Pertemuan CF ke-16.

 Pada awal pertemuan, Pasoroan Herman Harianja menyampaikan paper berjudul: Input From INAMPA For The 3 Littoral States: “Safeguarding the Straits of Malacca and Singapore thru’ Joint Ship Pilotage for The Sake of Maritime Safety”.

Ia menegaskan pentingnya pengamanan Selat Malaka dan Selat Singapore terhadap terjadinya kecelakaan kapal, kapal kandas dan berbagai jenis insiden maritim lainnya yang akan membawa efek negatif terhadap eksitensi jalur pelayaran dan penting serta tersibuk kedua di dunia tersebut. Herman mengatakan kolaborasi ketiga negara pantai Indonesia, Malaysia, dan Singapura untuk melakukan pengawasan dan pengamanan maritim melalui Pemanduan Kapal secara bersama-sama adalah merupakan bentuk tanggung jawab bersama terhadap keselamatan maritim di Selat Malaka dan Selat Singapore tersebut. Kita memiliki hak untuk merawat, mengamankan, serta melestarikan selat tersebut, pada saat yang bersamaan kita juga punya kewajiban bersama untuk pengamanan selat tersebut melalui Joint pilotage di SOMS tersebut,  mengenai teknis pelaksanaannya di lapangan dapat didiskusikan oleh 3 Asosiasi Maritim Pilot dari Indonesia, Malaysia, dan Singapore, bertepatan, ketiga Asosiasi Maritim Pilot dari 3  negara littoral states, tersebut juga adalah anggota Asia Pacific Maritime Pilots’ Forum (APMPF), yang baru saja pada awal September 2025 mengadakan pertemuan di Kota Danang Vietnam.

Herman mengatakan kesiapan SDM Perwira Pandu Maritim Indonesia saat ini telah memiliki Deepsea Pilotage Certificate baik dari dalam dan luar negeri berjumlah ±60 orang dan sebagian besar bertugas di Subholding Pelindo-SPJM di Batam, Karimun, Belawan, dan Dumai. Selain dari kesiapan infrastruktur kapal pandu dan kapal tunda, serta station pilots dan perangkat pendukung lainnya pada kesempatan tersebut, Herman juga mengundang peserta rapat untuk menghadiri Kongres International Maritime Pilots’ Association (IMPA) Ke-27 mulai tanggal 23-28 Agustus 2026, di Bali Indonesia, yang akan dihadiri oleh utusan Maritime Pilots dari seluruh dunia dan utusan Badan PBB seperti IMO, serta organisasi kemaritiman lainnya IALA, IHO, CIRM, ICS, ITMA, INTERTANKO, OCIMF, dan lain-lain. Acara tersebut akan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Sekretaris Jenderal (Sekjen IMO) H.E. Arsenio Antonio Dominguez Velasco di Kempinski Hotel dan Resort Bali di Nusa Dua.

Pada kesempatan tersebut Pasoroan Herman menyerahkan cinderamata Kongres IMPA ke-27 tahun 2026 di Bali, Indonesia kepada Direktur Jenderal Marine Malaysia, Ketua Delegasi Indonesia, Ketua Delegasi Malaysia, Ketua Delegasi Inggris, Perwakilan dari IMO, Perwakilan dari Malacca Straits Concil Jepang, utusan organisasi dan pakar maritim dan akademisi serta praktisi Kemaritiman lainnya yang hadir pada pertemuan tersebut.(Desrin)

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close